Chat with us, powered by LiveChat

Kesuksesan 6 Pemain Gratis Bersama Juventus

Kesuksesan 6 Pemain Gratis Bersama Juventus

Agenbola – Klub asal Turin yang terbilang sukses di Italia telah memiliki sejumlah pemain berkualitas, klub yang kini tengah dilatih Massimiliano Alegri itu selalu mendatangkan pemain baru di setiap bursa transfer.

Fakta menarik di Juventus,dengan menjadi klub yang cukup sering memanfaatkan kesempatan mendatangkan pemain secara gratis. Aaron Ramsey telah menandatangani prakontrak dan akan mulai bergabung dengan Cristiano Ronaldo mulai musim 2019-2020 mendatang.

Meskipun didatangkan secara gratis, setidaknya enam pemain yang sukses mempersembahkan trofi dan menjadi pemain vital di dalam tim, bahkan transfer mereka juga dapat dikatakan menjadi transfer terbaik yang pernah dilakukan Juventus. Kesuksesan 6 pemain gratis bersama Juventus antara lain:

Paul Pogba, Nyonya Tua mendatangkan pemain asal Prancis ini di tahun 2012 dengan sosok yang belum terlalu tenar seperti sekarang. Pogba cuma dianggap sebagai pemain buangan dari Manchester United. Keputusan Juve mendatangkan Pogba nampaknya memang sebuah langkah tepat, dengan menjelma jadi salah satu pemain yang ada di dalam skuat dan berhasil membantu timnya semakin mendominasi persepakbolaan Eropa serta memenangkan banyak gelar, yaitu empat scudetto secara beruntun, dua copa Italia dan dua Supercoppa Italiana. Banyaknya klub ternama berminat untuk memboyongnya, namun Pogba akhirnya kembali di Old Trafford dengan nilai transfer senilai 89 juta poundsterling yang membuatnya menjadi pemain termahal di dunia.

Andrea Pirlo, AC Milan memutuskan untuk tak memperpanjang kontraknya di tahun 2011, banyak pihak merasa heran atas hal ini. Namun situasi ini kemudian langsung dimanfaatkan Juventus untuk merekrutnya secara cuma – cuma. Pirlo tidak memerlukan waktu yang lama untuk beradaptasi. Dia berhasil membuktikan kualitasnya dan menjadi sosok penting di lini tengah selama empat musim yaitu empat trofi Scudetto secara beruntun sejak musim 2011/12 hingga 2014/15 menjadi buktinya. Pemain yang pernah membela Inter Milan itu memutuskan pensiun di tahun 2017, walaupun sempat mengadu nasib ke Amerika Serikat dan bergabung dengan New York City FC.

Dani Alves, tanpa mengeluarkan dana sepeser pun, Dani Alves berhasil diboyong ke Turin pada tahun 2016 meskipun usianya sudah 33 tahun. Semusim di Italia sudah cukup membuat Alves jadi sosok penting di lini belakang Juve, dia pun berhasil memenangkan Seria A dan Coppa Italia.

Sami Khedira, kesulitan bersaing di skuat utama Real Madrid memaksa Khedira untuk meninggalkan Santiago Bernabeu dan hengkang ke Juventus di tahun 2015. Kedatangan pemain asal Jerman itu sangatlah tepat karena pada saat bersamaan mereka juga kehilangan Arturo Vidal. Menjalani musim keempatnya dan masih menjadi sosok penting di lini tengah serta hampir selalu menjadi pilihan utama Massimiliano Allegri. Pemain yang juga sempat membela VfB Stuttgart tersebut sudah memenangkan masing – masing tiga Scudetto dan Coppa Italia. Khedira baru saja mengantarkan timnya menjuarai Supercoppa Italiana setelah mengalahkan rival abadinya AC Milan.

Andrea Barzagli, kontraknya yang tidak diperpanjang VfL Wolfsburg membuat sang pemain bergabung ke Turin di tahun 2011 dan memperkuat Juventus. Barzagli tetap setia memperkuat Bianconeri dan menjadi salah satu bek terbaik yang dimiliki klub di tahun kedelapannya sekarang. Dia sudah bermain dalam 278 pertandingan dengan koleksi dua gol dan enam assist. Mengenai prestasinya pun tak perlu dipertanyakan lagi, Barzagli sudah mempersembahkan banyak trofi bergengsi yaitu tujuh Scudetto, empat Copa Italia dan empat Copa Italia dan empat Supercoppa Italiana. Meski sudah berusia 37 tahun, pemain kelahiran Flesole, Italia itu terkadang masih dipercaya mengisi satu tempat di starting XI timnya.

Football – Fiorentina v Juventus – Italian Serie A – Artemio Franchi Stadium – Florence – 05/06 , 4/12/05 Fabio Cannavaro – Juventus Mandatory Credit: Action Images / Reuters / Max Rossi Picture Supplied by Action Images *** Local Caption *** NF7C6072.JPG

Fabio Cannavaro, pemain asal Italia ini sempat memperkuat tim di tahun 2004 sampai 2006. Tapi ketika mengantarkan Azzuri memenangkan Piala Dunia 2006, dia memutuskan tuk pindah ke Real Madrid. Fabio pulang ke Turin pada tahun 2009 dengan status free transfer setelah tiga musim di Bernabeu karena kontraknya tak lagi diperpanjang oleh Los Blancos. Usianya yang sudah mencapai 45 tahun, dia memutuskan untuk gantung sepatu dan berprofesi sebagai manajer dari klub ternama Tiongkok, Guangzhou Evergrande.

Post your comment