Chat with us, powered by LiveChat

Juventus Incar 6 Bek Tengah di Musim Panas

Juventus incar 6 bek tengah di musim panas demi masa depan tim

Agenbola – Pertahanan yang kuat selalu memainkan peran yang penting terutama bagi tim yang sukses dalam sepak bola. Memiliki pertahanan yang solid memastikan kalau tim tidak mudah kebobolan dan membantu mereka meraih kemenangan.

Kesuksesan yang saat ini mereka nikmati dibangun dari pertahanan yang bagus. Gianluigi Buffon, Andreas Barzagli, Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonnuci adalah merupakan fondasi utama dari barisan belakang Juventus yang kuat. Banyak perubahan di lini belakang Nyonya Tua sekarang yang bisa dilihat dari Buffon yang sudah meninggalkan Juventus, Barzagli berusia 37 tahun, Chiellini 34 tahun sedangkan Bonnuci 31 tahun. Kini lini belakang Juventus terlihat bermasalah dan tim asuhan Allegri itu bahkan pernah kebobolan enam gol dalam dua pertandingan.

Si Nyonya Tua membutuhkan darah muda dan segar untuk mempertahankan gawang mereka, meskipun para pemain tersebut punya segudang pengalaman tapi mereka tidak akan bisa bermain untuk jangka waktu yang lama. Petinggi Bianconeri ingin membangun kembali pertahanan mereka pada musim depan, dengan merekrut sejumlah pemain belakang baru di bursa transfer. Juventus incar 6 bek tengah di musim panas antara lain:

Ajax (Matthijs de Ligt), Pemain timnas Belanda dan juga menjadi kapten dari tim raksasa Belanda itu memenangkan penghargaan Golden Boy pada tahun 2018. De Ligt sudah menunjukkan kalau dia memiliki potensi besar dengan jiwa kepemimpinan, jika si Nyonya Besar mencari kapten masa depan atau pemimpin di ruang ganti makan pemain asal negeri paman Sam itulah yang menjadi pilihan ideal. Kemungkinan membawa De Ligt ke Allianz Stadium adalah persaingan yang cukup kuat dari sejumlah klub raksasa seperti Bayern Munchen, Chelsea, Arsenal, dan Barcelona.

Tottenham (Davinson Sanchez), bergabung dengan klub yang berbasis di London pada 2017 dari Ajax dan dia sudah membuat 26 penampilan untuk Spurs di semua kompetisi. Sanchez bisa menjadi pengganti yang bagus untuk Andrea Barzagli atau Giorgio Chiellini. Pemain asal Kolombia itu adalah pembelian termahal Tottenham dan permainannya meningkat drastis di bawah asuhan Mauricio Pochettino. Klub yang bermarkas di Turin itu dikabarkan sedang mempertimbangkan tawaran senilai 80 juta poundsterling, petinggi Bianconeri menganggap Sanchez sebagai tambahan yang bagus untuk lini belakang mereka.

Genoa (Cristian Romero), pemain Argentina yang bermain di bek tengah dan bek kanan di Genoa, sudah membuat 17 penampilan untuk timnya pada musim ini. Romero sudah menyatakan keinginannya untuk bermain bersama Juventus di masa depan. Bek Belgrano ini adalah salah satu talenta paling menjanjikan di Serie A saat ini dan pasti bisa menjadi tambahan yang bagus di lini belakang Bianconeri. Presiden Genoa sudah mengkonfirmasi kalau Juventus tertarik dengan Romero dan sudah mencapai kesepakatan untuk merekrut sang bek pada tahun 2020 dengan biaya mendekati 30 juta poundsterling.

Sampdoria (Joachim Andersen), pemain berusia 22 tahun dan mampun bermain sebagai gelandang bertahan juga, telah membuat 25 penampilan untuk Sampdoria di semua kompetisi musim ini. Dengan melihat karateristiknya dia bisa menjadi kandidat sempurna untuk menggantikan salah satu pemain belakang Juventus. Meskipun dikabarkan Nyonya Tua sudah melakukan kontak dengan pihak Sampdoria untuk memboyong sang pemain. Akan tetapi, Andersen juga dikaitkan dengan sejumlah klub seperti Arsenal, Tottenham, Manchester United dan Inter Milan.

Fiorentina (Nikola Milenkovic), dengan pengalamannya bermain di Serie A Bek asal Serbia itu sudah mencuri perhatian di Liga Italia. Bek asal Serbia itu mampun menampilkan performa yang luar biasa bagi klub. Usianya yang 21 tahun Milenkovic masih bisa berkembang dan bakal menjadi pembelian berkualitas bagi Bianconeri. Dikaitkan dengan kepindahan sang pemain sebelumnya namun si Nyonya Tua akan menghadapi persaingan dari klub – klub seperti Manchester United dan Tottenham.

Chelsea (Andreas Christensen), Pemain internasional Denmark itu baru berusia 22 tahun tetapi dia mampu menunjukkan bisa tampil secara konsisten di level tertinggi. Chiellini atau Bonnuci mungkin bukan bek yang kuat secara fisik. Christensen bisa membaca permainan lawan dengan baik, punya pengalaman dan potensi besar di usia 22 tahun. Hal inilah yang bisa meyakinkan Bianconeri untuk merekrutnya dan menjadikannya pemain belakang. Baru membuat 15 penampilan di semua kompetisi dan tidak banyak mendapat kesempatan mantan bek Borrusia Monchengladbach ini dikaitkan dengan Juventus pada bursa transfer musim dingin tetapi tidak pernah terjadi dan Juve bisa mengejarnya pada musim panas.

Post your comment